[HARI BANK DUNIA]
Oleh : Bidang 1 Sema FEB KMUP 2020/2021
Terbentuknya Hari
Bank Sedunia diawali pada 1 April 1944 ketika diadakan sebuah konferensi
penting di Amerika Serikat, tepatnya di Bretton Woods, New Hampshire. Dalam
konferensi United Nations Monetary and Financial tersebut, dibuatlah sebuah
badan yang nantinya akan memainkan peran vital dalam perekonomian dunia. Badan
ini disebut World Bank alias Bank Dunia. Tugas utamanya adalah memberikan dana
moneter atau dana bantuan pada negara-negara yang perekonomiannya sedang tidak
sehat, agar tidak sampai mempengaruhi kondisi ekonomi wilayah yang ada di
sekitarnya. Negara pertama yang mendapatkan bantuan dari Bank Dunia adalah
Prancis. Kala itu, menara Eiffel membutuhkan dana segar senilai 250 juta dolar
Amerika Serikat (AS), untuk membangun kembali infrastruktur negara mereka yang
hancur lebur pasca perang.
Bank Dunia atau World
Bank adalah lembaga internasional yang membantu negara-negara dengan pembiayaan
dan nasihat keuangan. Tujuannya adalah untuk membantu negara berkembang
merancang pembangunan rencana untuk membangun insfratruktur dan ekonomi mereka
untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup warganya. Awalnya,
Bank Dunia dibentuk hanya untuk membantu perekonomian negara-negara yang tengah
porak poranda pasca Perang Dunia II. Namun seiring berjalannya waktu, mereka
mulai mengucurkan dana bantuan untuk wilayah yang ekonominya mengalami
penurunan karena bencana alam, krisis moneter, maupun sebab lainnya. Dari sisi
sejarah, Bank Dunia lahir dari konferensi United Nations atau Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB). Dari sisi struktur, mereka memang menjadi bagian dari PBB.
Namun soal operasional, Bank Dunia memiliki cara kerja yang sangat berbeda
dibanding badan-badan lain seperti UNESCO maupun WHO.
Bank Dunia saat ini
berpusat di Washington DC, Amerika Serikat. Namun mereka punya kantor cabang di
11 negara berbeda. Hingga saat ini total anggota Bank Dunia berjumlah 184
negara. Selain memberikan bantuan dana, Bank Dunia juga bertugas memberikan
jasa konsultasi pada negara yang ingin memperbaiki perekonomiannya. Mereka akan
menyampaikan solusi terbaik untuk mengentaskan kemiskinan serta memperbaiki
standar kehidupan para warga di negara terkait. World Bank juga turut membantu
memfasilitasi investasi internasional. Lembaga tersebut menjadi salah satu
penyandang dana terbesar untuk pendidikan. Sejak 1963, Bank Dunia telah
mengeluarkan 36,5 triliun dolar AS untuk pinjaman dan hibah pendidikan.
Meski didirikan untuk tujuan yang
mulia, Bank Dunia tidak terlepas dari kontroversi. Tak sedikit orang yang
menuding lembaga ini sering dimanfaatkan sebagai alat politik pihak asing, di
negara tempat mereka meminjamkan uang. Hal ini disebabkan adanya satu peraturan
penting terkait peran Bank Dunia. Disebutkan bahwa mereka berhak mengubah
aturan Undang-Undang sebuah negara, sebelum menyetujui sebuah proposal
peminjaman. Hal inilah yang sampai sekarang terus memicu pro-kontra. Selain
itu, tidak jarang jumlah utang sebuah negara pada Bank Dunia justru mencapai
angka yang tak terkendali, hingga akhirnya malah menimbulkan kekacauan baru di
negara yang bersangkutan.
Indonesia dan Bank
Dunia pernah punya kaitan yang amat erat. Pada 5 Mei 2010 setelah memutuskan
mundur sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, S.E.,
M.Sc., Ph.D menjadi wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat
sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia selama 6 tahun sebelum
kembali menjabat sebagai Mentri Keuangan di Era Pemerintahan Presiden Joko
Widodo 27 Juli 2016. Sri Mulyani menggantikan posisi Juan Jose Daboub, dan
mendapat tugas mengatur 74 negara di Amerika Selatan, Karibia, Asia Timur, dan
Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara.
Sumber : tirto.id , biasakansekarang.ideoworks.id
Komentar
Posting Komentar