[HARI TEATER SEDUNIA]

 Oleh: Bidang 1 Sema FEB KMUP 2020/2021


Hari Teater Sedunia diperingati pada tanggal 27 Maret setiap tahunnya. Perayaan ini pertama kali digagas pada tahun 1961 oleh Institut Teater Internasional (ITI) dan komunitas teater internasional. Dalam sejarahnya, drama pertama berlangsung di Teater Dionisos yang terletak di Akropolis, Athena, Yunani pada awal abad ke-5. Sejak saat itu, teater menjadi salah satu bentuk hiburan paling populer di seluruh Yunani. Namun, dalam perkembangannya, industri teater mulai tergerus karena perannya yang diambil oleh industri film. Tapi, tak sedikit pula pemain film berkualitas yang justru lahir dari pemain teater.

Hari Teater merupakan acara tahunan yang biasanya berisi bahasan mengenai topic dan isu Internasional yang bertujuan untuk membangkitkan kesadaran tentang pentingnya seni ini. Setiap tahunnya perayaan hari Teater ini selalu mengangkat tema yang memfokuskan pada hubungan antara seni dengan dunia teater dan bagaimana pesan-pesan sosial dapat disampaikan.

Selain bertujuan utnuk membawa misi perdamaian dunia, Hari Teater internasional ini juga bertujuan untuk mempromosikan bentuk-bentuk seni yang ada di dunia, menikmati bentuk seni untuk kepentingannya sendiri, menyadarkan seseorang akan nilai-nilai drai bentuk seni, dan untuk memungkinkan komunitas tari dan juga teater dapat mempromosikan karya mereka dalam skala yang lebih luas. Sebagai bagian dari seni, teater juga memiliki nilai kehidupan di masyarakat. nilai penting yg terdapat di dalam nya yaitu

 

1.      Nilai Kehidupan : Dalam pementasan suatu teater, biasanya ditampilkan nilai baik dan buruk kehidupan, seperti nilai moral, budaya, sosial, pendidikan, kemanusiaan hingga nilai keindahan. Sehingga dapat kita ambil nilai-nilai tersebut sebagai pelajaran hidup.

2.       Nilai Estetik : Nilai keindahan atau estetis dalam pergelaran teater merupakan akumulasi dari nilai-nilai yang ditampilkan pada penonton, seperti nilai emosional, intelektual, visual dan verbal.

3.      Nilai Sejarah : Pertunjukkan teater juga memiliki nilai-nilai sejarah yang menuntun penonton untuk mengenali dan mengetahui peristiwa dan sejarah di masa lalu.

4.      Nilai Budaya : Teater juga biasanya menonjolkan nilai budaya. Meliputi perilaku dramatis yang menggambarkan adat istiadat, perilaku dan kebiasaan-kebiasaan manusia di suatu daerah yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

5.      Nilai Religius : Nilai religius juga biasanya disampaikan pada penonton lewat pertunjukkan teater. Nilai religius ditampilkan lewat kehidupan yang beragam dan erat hubungannya dengan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. 

6.      Nilai Seni : Konsep dasar seni terdiri atas dua aspek yakni aspek apresiasi dan kreasi. Beberapa konsep dasar seni teater meliputi keterampilan olah rasa, olah pikir, olah tubuh dan olah suara. Dalam pementasannya, teater memadukan seni sastra, seni peran, seni gerak, seni rupa, seni tari dan seni musik. 

 

Dengan semakin mewabahnya virus corona pada tahun 2020 kemaren akhirnya ITI membuat sebuh undangan terbuka terhadap seluruh tetaer dunia untuk dapat membagikan karya mereka melalui media daring. ITI memberikan kesempatan bagi seluruh insan teater dunia untuk mengirimkan video sebagai bentuk pasrtisipasi terhadap perayaan hari teater Internasional.

Semoga, hari teater sedunia bisa menjadi momentum untuk kebangkitan seni teater di Indonesia. Selamat Hari Teater Sedunia

 

Sumber : kompas.com , pojokseni.com, reportasee.com


Komentar

Postingan Populer