[HARI HUTAN SEDUNIA]

Oleh : Bidang 1 FEB KMUP 2020/2021


 Hari Hutan Sedunia adalah hari yang diadakan dengan tujuan untuk saling berbagi visi dan misi mengenai hal yang berkaitan dengan hutan dan pohon, perubahan iklim, dan strategi yang harus dilakukan.

International Day of Forest atau Hari Hutan Sedunia ditetapkan oleh PBB dalam resolusi PBB 67/200 pada 21 Desember 2012, secara singkat penjelasan dari PBB mengenai tujuan memperingati Hari Hutan Sedunia adalah untuk menyadarkan seluruh masyarakat bahwa pentingnya menjaga kelestarian hutan bagi keberlangsungan seluruh makhluk hidup di bumi.

Mulanya hari ini diperingati sebagai World Forestry Day pada tahun 1971, yang mengusulkan ide ini adalah Konferensi Organisasi Pangan dan Pertanian yang ke-16 yang jatuh setiap tanggal 21 Maret.

Menurut beberapa catatan dampak dari penggundulan hutan atau deforestasi mengakibatkan tidak terserapnya 12-18% emisi karbon yang ada di sekitar kita.

Peringatan Hari Hutan Sedunia diadakan dengan tujuan agar kita semakin sadar dan peduli tentang betapa pentingnya hutan bagi kehidupan setiap makhluk hidup yang tinggal di bumi kita ini.

Ada berbagai ekosistem yang tinggal di dalam hutan, jika hutan terus dihabisi maka akan banyak kerugian yang kita rasakan, pasalnya bukan hanya kita yang membutuhkan hutan tetapi juga para generasi penerus kita.

Selain itu dengan semakin banyaknya hutan yang hilang menyebabkan perubahan iklim yang akan berpengaruh pada kehidupan kita sehari-hari, contohnya pemanasan global

Contohnya yang terjadi di Indonesia para aktivis lingkungan merayakan Hari Hutan Sedunia dengan berbagai macam acara. Pada tahun 2020 contohnya negara kita memperingati Hari Hutan Sedunia dengan tema ‘Hutan dan Keanekaragaman Hayati’ dan acara yang berlangsung berupa kampanye penanaman pohon dan edukasi terkait hutan, pohon dan segala ekosistem di dalamnya.


Indonesia disebut sebagai megadiverse country karena memiliki hutan terluas dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia. Namun setiap tahunnya, Indonesia kehilangan hutannya seluas 684.000 hektar akibat kebakaran hutan, pembalakan liar, perambahan hutan dan alih fungsi hutan. Menurut data yang dirilis Badan Pangan dan Pertanian dunia (FAO) sejak tahun 2010 sampai 2015, Indonesia menempati peringkat kedua dunia tertinggi kehilangan hutan setelah Brazil yang berada diurutan pertama. 

Penebangan-penebangan yang dilakukan dengan alasan alih fungsi hutan seringkali tidak diiringi dengan reboisasi, sehingga menimbulkan bencana-bencana lain seperti banjir dan longsor. Pemanasan global juga sangat berpengaruh kepada hutan, karena bila cuaca sangat panas, dapat menimbulkan percikan api yang mengakibatkan kebakaran hutan.


Berikut adalah alasan mengapa hutan perlu kita lestarikan:

1. Hutan adalah penyedia oksigen terbesar di bumi ini

2. Menyediakan segala sumber obat-obatan alami yang tidak banyak memiliki efek samping

3. Sebagai penampung air secara alami

4. Menahan angin

5. Pendingin alami suhu di permukaan bumi

6. Rumah bagi seluruh makhluk hidup di bumi

7. Penyeimbang Iklim


Selamat Hari Hutan Internasional, Tetap Tumbuh Hijau, Bersih dan Indah untuk Dinikmati.

https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2016/08/30/15362721/setiap.tahun.hutan.indonesia.hilang.684.000.hektar



Komentar

Postingan Populer